Gardakatulistiwa.com, TRENGGALEK - Memasuki puncak musim kemarau, krisis air bersih mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Trenggalek. Menyikapi hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih untuk warga.
Kali ini, penyaluran difokuskan di Desa Prambon, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Dalam kegiatan ini BAZNAS bersinergi dengan Paguyuban Kawulo Alit sebagai mitra pelaksana di lapangan.
Penyaluran dipimpin langsung oleh Kordinator Lapangan Paguyuban Kawulo Alit, Vrendy Wahyu P.
Air bersih didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga dan tempat penampungan yang telah disiapkan. Warga terlihat antusias mengantri membawa jerigen dan ember untuk mendapatkan air bersih.
"Kami dari Paguyuban Kawulo Alit mewakili warga Desa Prambon mengucapkan terima kasih banyak kepada BAZNAS Trenggalek. Sudah hampir dua bulan sumur warga mengering, bantuan ini sangat berarti untuk kebutuhan minum, masak dan mandi," ujar Vrendy Wahyu P, Kordinator Lapangan di lokasi penyaluran.
Menurut Vrendy, Desa Prambon menjadi salah satu titik prioritas karena debit mata air dan sumur warga menurun drastis. Paguyuban Kawulo Alit akan terus melakukan pendataan untuk wilayah lain yang juga mengalami kekeringan.
Sementara itu, warga Desa Prambon menyambut gembira bantuan ini. Mereka berharap ada solusi jangka panjang seperti pembangunan sumur bor atau pipanisasi dari sumber mata air.
Melalui program ini, BAZNAS Trenggalek membuktikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat benar-benar kembali untuk kepentingan umat, terutama wong cilik.
BAZNAS Trenggalek mengajak seluruh masyarakat untuk terus peduli dan berbagi melalui BAZNAS, agar semakin banyak warga yang terbantu.(SFL)

0 Komentar