Gardakatulistiwa.com,Kediri- Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri menegaskan komitmennya 

dalam mendukung penuh Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada poin 

prioritas mengenai pencapaian kemandirian bangsa melalui ketahanan pangan. 

Komitmen ini diwujudkan melalui aksi nyata penebaran 500 bibit ikan nila tahap kedua 

serta penyaluran hasil panen kepada masyarakat Desa Bedrek, Kecamatan Grogol,

Kabupaten Kediri Jumat (24/4).

Langkah strategis ini juga merupakan bagian dari implementasi 15 Program Akselerasi 

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Bapak Agus Andrianto, yang mendorong 

setiap satuan kerja untuk berkontribusi aktif dalam kedaulatan pangan dan penguatan 

fungsi sosial institusi.



Kegiatan diawali dengan olahraga bersama seluruh jajaran pegawai Kantor Imigrasi 

Kediri agar terbangun fisik yang kuat guna mendukung produktivitas kerja dalam 

mengawal program-program strategis pemerintah. Lalu dilanjutkan dengan penebaran

bibit nila dan juga pembagian hasil panen nila dari bibit sebelumnya, kepada warga 

sekitar

Kepala Kantor Imigrasi Kediri menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan kantor untuk 

budidaya ikan adalah bentuk aksi nyata dari visi besar nasional. Ikan nila dipilih karena

masa panen yang relatif cepat dan kandungan gizi yang tinggi. Hal ini mencerminkan 

semangat kolaborasi antara pemerintah dan rakyat dalam menjaga stabilitas pangan di 

tingkat lokal.



Apresiasi datang dari warga Desa Bedrek yang menerima hasil panen nila tersebut. 

Warga berterima kasih kepada Kantor Imigrasi Kediri, karena program ini sejalan dengan 

apa yang diharapkan masyarakat. Program ini merupakan aksi nyata dari pemerintah 

yang menyentuh langsung kebutuhan pangan warga. 

Melalui integrasi program Asta Cita dan agenda akselerasi Kementerian Imipas, Kantor 

Imigrasi Kediri berharap inisiatif ini dapat berkelanjutan dan menjadi percontohan bagi 

instansi lain dalam memanfaatkan sumber daya demi kesejahteraan umum.(St)